Komparasi Skutik Klasik Royal Alloy GP150 vs Lambretta V200 Special

Komparasi Skutik Klasik Royal Alloy GP150 vs Lambretta V200 Special

Royal Alloy GP150 telah resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia beberapa waktu lalu. Skutik klasik ini hadir dengan mesin yang cukup mumpuni dan ramai di Indonesia. Secara desain, tentunya skutik ini sudah diketahui menjadi pesaing bagi Lambretta dan Vespa.

Dengan spesifikasi dan harga banderol dari Royal Alloy GP150, maka skutik ini sangat cocok untuk ditandingkan dengan Lambretta V200 Special. Kira-kira bagaimana perbandingan antara keduanya?

Opening Dealer Lambretta

Desain

Dari segi desain, Royal Alloy GP150 terlihat lebih retro dibandingkan dengan Lambretta V200 Special. Meskipun keduanya sudah menggunakan lampu LED di semua sisinya yang membuatnya tampil modern. Namun desain yang sedikit kaku memberikan kesan lebih retro dan klasik pada Royal Alloy.

   Baca Juga: Skema Cicilan Honda Vario 125 2021, Sebulan Cuma Rp 900 Ribuan

Padahal dari segi bodi dan dimensinya, keduanya cukup mirip. Terutama pada bagian samping alias tepong yang tampil cukup besar dan memanjang ke belakang. Perbedaan juga dapat ditemukan dari bahan yang digunakan, Royal Alloy menggunakan bahan logam sementara Lambretta terbuat dari plastik.

Royal Alloy GP150

Fitur

Mengenai fitur pada Royal Alloy GP150 dan Lambretta V200 Special, seperti disebutkan sebelumnya keduanya telah menggunakan lampu LED. Fitur lain seperti speedometer digital dan pengereman ABS dual channel pun hadir pada keduanya. Hanya saja Lambretta V200 Special memiliki soket pengisi daya, sedangkan Royal Alloy GP150 tampaknya belum dibekali fitur ini.

Kaki-Kaki

Persoalan kaki-kaki juga menjadi pembeda antara dua skutik bergaya klasik ini. Royal Alloy GP150 menggunakan suspensi depan jenis double preload shock absorber. Sedangkan Lambretta V200 Special sudah menggunakan suspensi teleskopik.

Kesamaan bisa dilihat mulai dari suspensi belakang, yang mana keduanya menggunakan dual shockbreaker. Kemudian ban Royal Alloy GP150 dan Lambretta V200 Special juga sama. Keduanya menggunakan ban ring 12, berukuran 110/70 di depan dan 120/70 di belakang.

Lambretta

Mesin

Bagian mesin menjadi pembahasan paling menarik, karena nama Lambretta V200 Special memiliki mesin yang jauh berbeda. Mesinnya hanya 169 cc, 4-Tak, 4-katup, SOHC, satu silinder, berpendingin udara. Mesinnya hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 11,8 dk di 8.500 rpm dan torsi 12,2 Nm di 7.000 rpm.

   Baca Juga: Perawatan Yamaha All New Aerox Satu Tahun, Cuma Rp 300 Ribuan!

Dengan bekal ini, mesin Royal Alloy GP150 tentunya akan cukup bersaing. Mengingat mesinnya dibekali dengan 149,6 cc, 1-silinder, 2-katup, 4-Tak, berpendingin udara. Hasilnya tenaganya mencapai 10,7 dk di 8.000 rpm dan torsi 10,0 Nm di 8.000 rpm.

Royal Alloy GP150

Harga

Mengenai harganya, Royal Alloy GP150 dipasarkan dalam harga Rp 59 juta untuk on the road (OTR) Jakarta. Harga tersebut cukup mirip dengan Lambretta V200 Special yang terakhir kali terdengar dibanderol Rp 52,5 jutaan OTR Jakarta.

Kesimpulan

Secara garis besar, Lambretta V200 Special memang menawarkan keunggulan dari segi mesin dan banderol yang lebih murah. Perbedaan paling signifikan antara keduanya hanya pada penggunaan bahan di komponen bodi. Persoalan desain, tentunya kembali lagi dengan selera masing-masing individu.

Berikut Detail Spesifikasi Royal Alloy GP150

Mesin: 149,6 cc, 1-silinder, 2-katup, 4-tak, berpendingin udara
Rasio Kompresi: 10,5:1
Emisi: EURO 4
Pengapian: Elektronik CDI
Tenaga Maksimal: 10,7 dk di 8.000 rpm
Torsi Maksimal: 10 Nm di 8.000 rpm

Dimensi PXLXT: 1.870 x 620 x 115 mm
Rangka: Steel Space Frame
Kapasitas Tangki: 11 Liter
Tinggi Jok: 770 mm
Wheelbase: 1.390 mm
Berat Kosong: 130 kg

Suspensi Depan: Double Preload Adjustable anti-dive
Suspensi Belakang: Adjustable coil, Hidrolik shock absorber
Ban Depan: Tubeless 110/70-12
Ban Belakang: Tubeless 120/70-12
Rem Depan: 220 mm Disc Brake
Rem Belakang: 220 mm Disc Brake
Sistem Pengereman: ABS Bosch

Detail spesifikasi lengkap Lambretta V200 Special

Dimensi : 
Panjang x Lebar x Tinggi : 1890 x 695 x 1115 mm
Jarak Sumbu Roda : 1340 mm
Tinggi Tempat Duduk : 800 mm
Kelistrikan :
Pengapian : ECU
Baterai : 12V 6AH
Bahan Bakar :
Jenis bahan bakar : Bensin, oktan 95
Kapasitas tangki bahan bakar : 6 liter

Mesin : 
Tipe mesin : 4-Tak, 4 Valve, SOHC, FI
Kapasitas : 169 cc
Silinder : Silinder tunggal
Sistem pendingin : Berpendingan udara
Perbandingan kompresi : 10,2 : 1
Maks. Tenaga Mesin : 11,8 dk / 8.500 rpm
Maks. Torsi Mesin : 12,2 Nm / 7.000 rpm
Emisi : Euro 4
Sistem Start: Elektrik
Transmisi : CVT Otomatis

Rangka : 
Ban Depan : Tubeless 110/70-12
Ban Belakang : Tubeless 120/70-12
Rem Depan : Cakram @226 mm (ABS)
Rem Belakang : Cakram @220 mm (ABS)
Suspensi depan : Telescopic Fork
Suspensi belakang : Single Suspension

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id