Tanggapan Produsen Soal Aturan Motor Listrik Konversi

Tanggapan Produsen Soal Aturan Motor Listrik Konversi

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan soal konversi motor bensin menjadi motor listrik. Aturan ini dibuat demi menambah stimulus atau memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Lantas bagaimana pandangan produsen motor listrik terkait hal tersebut?

Awan Setiawan selaku Manager United E-Motor mengatakan motor listrik konversi dapat mengedukasi banyak masyarakat Indonesia. Menurutnya banyak yang belum memahami manfaat dari menggunakan motor listrik. Dengan demikian dapat menambah laju percepatan kendaraan listrik.

   Baca Juga: United Klaim Pengisian Daya T1800 Hanya Rp 1.000 Saja!

"Ya motor (listrik) konversi itu akan mengedukasi banyak masyarakat Indonesia sebenarnya. Bahwa dengan adanya motor listrik ya itu tadi, emisi gas buangnya, dari sisi efisiensi, dan operasionalnya akan lebih murah," ujar Awan ketika ditemui awak media di Tangerang, Banten, Sabtu (12/12) kemarin. 

Yamaha Fino dan Vixion Listrik

Dirinya pun meyakini kehadiran motor listrik konversi yang lebih murah tidak akan mengganggu industri. Menurutnya harga akan berpengaruh pada sertifikasi setiap komponen yang digunakan. Dirinya menyebutkan dengan harga yang lebih tinggi, tentunya memiliki sertifikasi dan standar keamanan yang lebih baik.

   Baca Juga: Baru Diluncurkan, Motor Listrik United T1800 Pajaknya Nol Rupiah!

"Sebenarnya gini, harga itu berhubungan dengan sertifikasi setiap part-nya. Karena motor ini adalah motor listrik, tegangan, yang sangat-sangat bicara secara keamanannya itu harus bagus. Makanya tadi kami bilang baterai itu enggak sembarangan, begitu mau daftar (uji tipe) langsung ditanya sertifikasinya internasional atau tidak?," pungkasnya.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id