Fabio Quartararo Merasa Harus Diberi Black Flag di Catalunya

Fabio Quartararo Merasa Harus Diberi Black Flag di Catalunya

Fabio Quartararo mengalami insiden risleting jaket terbuka saat MotoGP Catalunya kemarin. Akibat insiden itu, Fabio Quartararo dihukum dengan penambahan waktu 3 detik. Setelah hukuman diberikan, pembalap Monster Energy Yamaha itu merasa pantas untuk diberikan hukuman Black Flag.

Dilansir dari Crash, Fabio Quartararo memikirkan kembali yang telah terjadi di MotoGP Catalunya. Pada awalnya pembalap Perancis itu sulit mengakui hukuman tersebut. Namun dirinya merasa yakin telah menempatkan bahaya dalam balapan.

   Baca Juga: Fabio Quartararo Jelaskan Alasan Wearpacknya Terbuka Saat Balapan

"Saya pikir melihat kembali apa yang terjadi, sulit untuk mengakui. Tetapi bagi saya itu adalah Black Flag. Memang benar saya menempatkan diri dalam bahaya dan juga dengan apa yang terjadi minggu lalu (kepada Jason Dupasquier) itu akan menjadi hal yang benar," ujar Fabio Quartararo.

Fabio Quartararo, Maverick Vinales, Jack Miller, Marc Marquez, Lorenzo Savadori, Valentino Rossi

Meski mengakui hukuman atas insiden jaket yang terbuka, Fabio Quartararo masih tidak menerima hukuman atas insiden jalan pintas. Menurutnya hukuman tersebut tidak adil diberikan kepadanya. Meski demikian dirinya tetap bersyukur atas keputusan manajemen balapan karena masih mendapatkan poin.

   Baca Juga: Fabio Quartararo Dihukum 3 Detik Karena Wearpack Terbuka

"Satu-satunya penalti yang tidak saya setujui adalah jalan pintas, karena saya merasa itu tidak adil. Jadi itu sedikit bodoh. Tapi saya akui penalti kedua. Saya marah tentu saja, tapi maksud saya lebih baik ini daripada nol poin," pungkasnya.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id