Busi Terkena Banjir Harus Diganti Atau Cukup Dibersihkan?

Busi Terkena Banjir Harus Diganti Atau Cukup Dibersihkan?

Memasuki musim hujan, seringkali membuat kondisi jalanan menjadi tergenang air atau banjir, khususnya di beberapa ruas jalan di Jakarta. Tak jarang, beberapa motor mengalami mogok usai digunakan menerjang banjir.

Salah satu bagian yang memerlukan pemeriksaan adalah busi. Lalu, apa yang perlu dilakukan jika motor usai melewati banjir atau terendam banjir? Apakah busi sebaiknya diganti atau cukup dengan dibersihkan saja?

   Baca Juga: GALERI: Livery dan Motor Baru Tim Ducati Jelang MotoGP 2020

Diko Octavian selaku Technical Support Product Specialist PT NGK Busi Indonesia pun memberikan penjelasannya. Menurutnya, penanganan busi perlu dilihat lebih dulu dari kejadian seperti apa yang dialami motor tersebut.

Tips Menerobos banjir

 

"Kalau banjirnya dengan kondisi motor itu diam, artinya enggak menerjang banjir dalam kondisi hidup, dibersihkan dan dikeringkan saja cukup bisa bikin motor nyala lagi. Tapi kalau setelah menerjang banjir dan tiba2 mati, sebaiknya busi diganti karena khawatir konslet," ujar Diko saat dihubungi OtoRider (24/1).

   Baca Juga: Waspadai Bahaya Water Hammer Saat Terjang Banjir

Nah ada baiknya, jika terjadi banjir, disarankan untuk mencari rute lain agar kondisi motor tetap optimal. Menerjang banjir akan berisiko besar menyebabkan beberapa komponen mesin mengalami kerusakan. Bahkan lebih parahnya, mesin bisa mengalami water hammer yang mengakibatkan seluruh bagian dalam mesin rusak dan harus mengeluarkan biaya besar untuk perbaikan.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

CarReview.id