Tips Prediksi Bahaya Bagi Pengendara Motor di Jalan Raya

Tips Prediksi Bahaya Bagi Pengendara Motor di Jalan Raya

Keselamatan dan keamanan berkendara tentunya menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan, khususnya bagi pengendara motor. Jenis transportasi roda dua ini pun telah menjadi kendaraan yang digunakan masyarakat dalam kegiatannya sehari-hari, seperti bekerja hingga turing.

Ketika berkendara ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab dalam terjadinya kecelakaan, di antaranya manusia, kendaraan, dan lingkungan atau jalan raya. Dalam berkendara, manusia disinyalir merupakan faktor terbesar yang dapat menjadi penyebab suatu kecelakaan.

Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora pun memberikan penjelasannya. Menurutnya, terdapat beberapa tahapan penting yang harus dilakukan saat berkendara guna meminimalisir terjadinya kecelakaan.

   Baca Juga: Peugeot Luncurkan Skutik Beroda Tiga Terbaru, Metropolis 2020

"Pada dasarnya ada beberapa tahapan penting yang harus dilakukan oleh manusia ketika sedang berkendara, yaitu menganalisa situasi, mengambil keputusan, dan mengoperasikan kendaraan dengan baik. Satu kesalahan saja dapat menjadi penyebab besar akan terjadinya kecelakaan," jelas Ludhy.

Oleh sebab itu, Ludhy memberikan beberapa tips agar bisa memprediksi suatu bahaya di jalan raya. Keadaan jalan raya di Indonesia sangatlah padat, ada banyak sekali kemungkinan yang dapat menjadikan suatu bahaya bagi para pengendara. Nah, apa saja?

Turing ADV150 ke HBD 2019

 

1. Pengendara Lain

Pengendara dengan berbagai macam background dan perilaku yang berbeda juga dapat menjadi suatu potensi bahaya yang mengancam Anda. "Keadaan emosional dan teknik berkendara pun sangatlah beragam sehingga salah satu caranya adalah menjaga jarak aman dengan pengendara yang lain dan tidak mengikuti pengendara yang terlihat ugal-ugalan di jalan raya," kata Ludhy.

   Baca Juga: Data Akselerasi Motor Bebek Rp 10 Jutaan, Viar Star NX

Selain itu, pengendara pun harus mampu menjaga emosi agar dapat mengontrol kendaraan dengan baik.

2. Keadaan Jalan dan Cuaca

Jalan raya yang berlubang atau berpasir juga dapat berbahaya bagi pengendara. Ketika menemui jalanan berlubang, sebaiknya mengontrol kecepatan dengan lambat dan berkendara dengan cara setengah berdiri agar guncangan yang diterima tubuh tidak terlalu keras.

Komunitas CRF150L Sukabumi

 

Ketika jalan berpasir, hindari rem secara mendadak, karena akan menyebabkan roda terkunci dan terjatuh. Cuaca seperti hujan atau berkabut juga berpengaruh terhadap keselamatan para pengendara, karena mengurangi aspek visual ketika berkendara.

"Kita harus mampu mengontrol kecepatan agar mampu memprediksi dan menganalisa situasi dengan tepat," ujar Ludhy.

   Baca Juga: Dealer Yamaha Tawarkan Program Cicilan All New NMax Rp 40 Ribuan

3. Moda Transportasi

Moda tranportasi di Indonesia sangat beragam dan banyak di jalan raya. Namun sebagai pengendara, harus tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, seperti transportasi umum. Hal ini diperlukan agar bisa melihat pergerakannya ketika mengemudi dan bisa tepat dalam mengambil keputusan ketika ada sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Ludhy menambahkan, masih banyak lagi potensi bahaya yang harus diprediksi untuk meminimalisir terjadinya suatu kecelakaan. Namun, yang terpenting adalah kendalikan kecepatan sesuai aturan berkendara, konsentrasi, dan gunakan perlengkapan berkendara yang aman.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id