Catat! Bocoran Arti Kedipan Lampu Check Engine pada Motor Injeksi

Catat! Bocoran Arti Kedipan Lampu Check Engine pada Motor Injeksi

 

Mesin berteknologi injeksi kini banyak ditemukan pada motor-motor terbaru. Tak seperti motor karburator, mesin injeksi memiliki beragam indikator dan sensor, salah satunya adalah fitur lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL) atau check engine. Apabila sistem injeksi mengalami masalah, umumnya indikator tersebut bakal memberikan tanda melalui kedipan.

Nah, apa saja arti kedipan tersebut dan bagaimana cara membaca sensornya? Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) pun memberikan penjelasan. Menurutnya, apabila ada kerusakan pada sistem Programmed Fuel Injection (PGM-FI), maka lampu indikator MIL akan menyala atau berkedip. Fitur ini bekerja berdasarkan informasi dari Engine Control Module (ECM).

   Baca Juga: Mantan Pelatih Rossi Ragu Vinales Cocok dengan Aprilia

Dalam kondisi normal, ketika kunci kontak diputar ke posisi ON, maka lampu MIL akan menyala sekitar 2 detik dan kemudian mati kembali. Akan tetapi, jika ECM menemukan adanya kerusakan pada sistem PGM-FI, maka lampu MIL bakal terus menyala atau berkedip selama kerusakan yang terjadi belum diperbaiki.

Lampu indikator injeksi atau check engine honda beat

Lampu MIL sendiri mempunyai dua macam kedipan, yaitu kedipan panjang dan pendek. Kedipan panjang berlangsung selama 1,3 detik. Satu kedipan panjang ekuivalen dengan sepuluh kedipan pendek. Sementara untuk kedipan pendek akan berlangsung selama 0,3 detik. Satu kedipan pendek ekuivalen dengan satu kedipan.

   Baca Juga: Lampu Depan LED Yamaha NMax Rusak? Berapa Biaya Penggantiannya?

Ade mencontohkan, apabila lampu MIL menunjukkan kedipan dengan pola satu kedipan panjang diikuti satu kedipan pendek, maka dibaca 11 kali kedipan. Artinya, satu kedipan panjang sama dengan 10 kedipan, ditambah satu kedipan pendek.

Berikut deretan arti kedipan lampu MIL atau check engine pada motor injeksi:

- 1 kali: Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure)
- 7 kali: Sensor EOT (Engine Oil Temperature)/ ECT (Engine Coolant Temperature)
- 8 kali: Sensor TP (Throttle Position)
- 9 kali: Sensor IAT (Intake Air Temperature)
- 11 kali: Sensor VS (Vehicle Speed)
- 12 kali: Sensor VS (Vehicle Speed)
- 21 kali: Sensor Oksigen (O2)
- 29 kali: Rangkaian IACV (Intake Air Control Valve)
- 33 kali: ECM (Engine Control Module)
- 52 kali: Sensor CKP (Crankshaft Position)
- 54 kali: Sensor BAS (Bank Angle Sensor)
- 67 kali: Front Wheel Speed Sensor (PCX 160)
- 86 kali: Speedometer (PCX 160)
- 91 kali: Coil Ignition Primary Circuit Malfunction (PCX 150, ADV150, dan PCX 160)

 
 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id