Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Honda Revisi Target Penjualan Karena Pandemi Covid-19

Dipublikasikan : Jumat, 12 Juni 2020 10:00
Penulis : Brian

Pandemi Covid-19 tentunya memiliki dampak hampir kepada semua industri, termasuk otomotif. Astra Honda Motor (AHM) sebagai pemimpin pasar sepeda motor nasional pun juga merasakan dampaknya.

Pandemi Covid-19 tentunya memiliki dampak hampir kepada semua industri, termasuk otomotif. Astra Honda Motor (AHM) sebagai pemimpin pasar sepeda motor nasional pun juga merasakan dampaknya. Akibatnya pabrikan sayap merah tersebut harus merevisi target penjualan tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Thomas Wijaya selaku Marketing Director AHM saat ditemui lewat tanya jawab daring. Dirinya menyebutkan akan menurunkan target penjualan 2020 dari semulanya mencapai 4,8 juta unit menjadi hanya 3 juta unit saja. Angka tersebut menjadi target dengan beberapa pertimbangan kondisi pasar.

   Baca Juga: Honda CBR250RR Diskon Besar-Besaran di Jawa Barat

"Dengan kondisi selama 2-3 bulan ini, dari Maret sampai Mei kami melihat mengkoreksi lebih kurang di angka 3 juta unit. Jadi harapan kami bisa di 2,8-3 juta unit, atau kami bermain di angka kurang lebih 3 juta unit. Sejalan dengan dampak-dampak kondisi pasarnya itu untuk Honda," ujarnya dalam sesi tanya jawab, Kamis (11/6).

 

Thomas pun membeberkan sejumlah faktor yang menyebabkan turunnya target penjualan di tahun 2020 ini. Beberapa di antaranya dikarenakan faktor ekonomi yang menurun, baik karena pandemi dan kondisi global. Dirinya juga melihat dari sisi lembaga pembiayaan yang kini tengah mengetatkan kredit.

   Baca Juga: Menerka Kemampuan Generasi Terbaru Yamaha MX King

"Di sisi lain, ada juga dampak dari kondisi lembaga pembiayaan. Sebab dengan kondisi Covid-19 ini tentu akhirnya kualitas kelancaran konsumen juga jadi fokus dari teman-teman di lembaga pembiayaan," pungkas Thomas.

Dirinya mengakui akan adanya penurunan penjualan sepeda motor jika terdapat pengetatan kredit. Mengingat 70% konsumen membeli sepeda motor dengan cara pembayaran kredit alias mencicil. Sehingga lembaga pembiayaan memiliki peran besar dalam kondisi seperti saat ini.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Berita| 2 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 3 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 5 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 6 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Berita| 7 jam yang lalu

Tahun 2026 Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu ke Samsat, Cukup Pakai Aplikasi SIGNAL

Tahun 2026 bayar pajak kendaraan tak perlu antre di Samsat. Kini cukup gunakan aplikasi SIGNAL untuk pembayaran pajak tahunan motor dan mobil secara online.

Beranda Trending Motor Listrik