Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
Disclaimer Hubungi Kami Info Iklan Karir Peraturan Media Siber Redaksi Tentang Otorider
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2024. Otorider.com. All rights reserved.

Begini Jadinya Kalau Seorang Arsitek Melakukan Modifikasi Motor Custom

Senin, 7 Oktober 2019
Brian

Kalau berbicara sebuah modifikasi motor custom, biasanya pengerjaannya dilakukan oleh seorang builder deri bengkel custom. Kali ini sedikit berbeda, bukan hanya builder ternyata seorang arsitek juga mampu melakukan modifikasi motor custom. Julian Palapa, seorang arsitek dari firma Hello Kilau menuangkan ide motor custom dalam ajang Royal Enfield-Build (RE-Build).

Sempat ragu, tetapi Julian meyakinkan dirinya untuk mengikuti ajang yang diselenggarakan PT Distributor Motor Indonesia (DMI) itu. Julian pun dibantu dengan rekan timnya berjumlah tiga orang untuk membangun motor Royal Enfield Himalayan. Dari desain motor petualang alam bebas, Julian mengubah Himalayan dengan filosofi desain yang fungsional.

Tentunya Julian sebagai arsitektur mengimplementasikan variable penting dalam merancang desain arsitektur. Pertama adalah struktur rancang bangun, kedua adalah fungsi bangunan, dan yang terakhir adalah estetika. "Tiga variable ini adalah yang terdasar dalam rancang sebuah bangunan. Saya coba untuk membawa nilai ini ke dalam Royal Enfield Himalayan," ujar Julian lewat keterangan tertulis yang sampai di kantor OtoRider.

 

Saat ditanyakan mengenai gaya, Julian tidak ingin mengkotakan motor yang dibuatnya berdasarkan gaya. Kemudian proposal desain Julian diterima oleh tim PT DMI yang kemudian diberikan waktu pengerjaan hingga 7 bulan. Julian pun memberikan nama pada desainnya itu dengan sebutan .02View atau dibaca 'second view'.

   Baca Juga: Triumph Flat Track Jadi Lucky Draw KUSTOMFEST 2019

Proses pengerjaan .02View tidaklah mudah, pasalnya shock depan Showa diuasahakan untuk dipasang sehingga harus membuat segitiga baru. Shock depan itu juga ditunjang dengan sistem pengereman double disc dengan 8 piston dari Nissin Radial. Pengereman tersebut tentunya akan menjanjikan keamanan dalam berkendara.

 

Pengerjaan pelek pun memakan waktu yang cukup lama. Pasalnya Julian mencetak ulang pelek belakang berbahan dasar alumunium. Uniknya pelek tersebut dipasangkan warna dop galvalum yang biasa digunakan untuk pembuatan kanopi. Jika dibandingkan dengan bahan lainnya, galvalum tergolong lebih awet dan tahan lama terhadap karat atau perubahan cuaca.

   Baca Juga: Bikin Kekar Kawasaki W175, Mau Coba?

Pada desain visualnya, .02View  menggunakan striping kuning disertai warna putih dan hitam. Visual ini merupakan hasil polling yang dilakukan Julian melalui media sosial. 

 

Hasilnya, dari segenap ubahan yang dilakukan Julian membuat dimensi dari motor Royal Enfield Himalayan berubah. Tinggi awal dari tanah ke jok menyusut dair 800 mm menjadi 760 mm. Panjang motor secara keseluruhan juga menyusut dari awalnya 2.190 mm menjadi 2.110 mm. Tujuan dari perubahan dimensi ini agar memberikan kemudahan dalam berpijak dan juga menunjang kelincahan dalam berkendara.

enurut Julian, keberhasilan sebuah karya dinilai dari kemampuannya dalam menggugah emosi manusia. Ia percaya bahwa yang membatasi sebuah desain hanyalah kemauan dari setiap orang untuk berimajinasi. “Kehadiran .02View bukan untuk berkompetisi. Bukan untuk menunjukkan siapa lebih unggul. Saya hanya menyajikan sisi pandang baru, yang personal dari profesi seorang arsitek, dalam memodifikasi motor,” tutup Julian.

 

Detail Spesifikasi .02View:


Shock depan: Showa type SFF
Wheels Base: 148 cm
Panjang motor: 211 cm
Tinggi jok/seat: 76 cm
Ground clearance: 19 cm
Handle bar: Protaper Evo Panjang 84 cm
Velg depan: 18 inch 300
Velg belakang: 18 inch 350
Ban depan: Shinko E805 - 120/90/18B
Ban belakang: Shinko E805 - 150/70/18
Rem depan: Double disc brake 8 piston Nissin Radial
Rem belakang: Brembo 2 piston with selang hel
Headlamp: Daymaker 5 inch
Handgrip: Vans moto
Shock breker belakang: Ohlins

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoRider, caranya klik link https://t.me/otoridercom , kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.

Terbaru

Berita | 18 jam yang lalu

Harga BBM Shell, Vivo, dan BP-AKR Naik, Pertamina Tetap Sama

Motor Listrik | 20 jam yang lalu

Seharga Ponsel, ZPT Nimbuzz Jadi Motor Listrik Termurah di PEVS 2024

Motor Listrik | 23 jam yang lalu

Tawarkan Baterai Lokal, Harga Motor Listrik Gesits Bisa Murah

Motor Listrik | 1 hari yang lalu

Dukung Ekosistem Hijau, Kymco Pajang Motor Listrik di PEVS 2024

Berita | 1 hari yang lalu

Punya Tiga Warna Baru, Ini Spesifikasi Yamaha FreeGo 125
Beranda Trending Motor Listrik