Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Pernah Lihat Kode Angka dan Huruf Pada Ban Motor? Begini Cara Membacanya!

Dipublikasikan : Selasa, 13 Oktober 2020 09:00
Penulis : Thio Pahlevi

Sebelum mengganti ban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tak salah membeli, salah satunya adalah kode pada ban yang berisikan angka serta huruf. Nah, apa saja arti dari kode itu?

Ragam pilihan ban motor saat ini banyak dijual di pasaran. Sebelum mengganti ban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tak salah membeli, salah satunya adalah kode pada ban yang berisikan angka serta huruf. Umumnya, kode ini terletak pada bagian dinding ban.

Nah, apa saja arti dari kode angka serta huruf pada ban tersebut? Jimmy Handoyo selaku FDR Technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) pun memberikan penjelasannya. Pada ban FDR misalnya, terdapat total 10 kode angka dan huruf yang tertera.

   Baca Juga: Mau Ban Tetap Awet dan Nyaman Digunakan? Begini Cara Merawatnya

1. Identitas
Identitas pada ban motor biasanya berisikan merek serta logo produk dari ban tersebut, salah satu contohnya adalah logo FDR.

2. Arah Rotasi 
Pada dinding ban motor juga tentu terdapat petunjuk arah rotasi ban. Biasanya, kode ini berbentuk panah yang menunjukkan ke salah satu sisi. Kesalahan pemasangan arah rotasi ban tentunya akan mengakibatkan ban tidak bekerja maksimal.

3. Lokasi Pembuatan 
Setiap ban motor pastinya memiliki produsen masing-masing serta identitas negara asal pembuatnya. Pada ban FDR misalnya, terdapat tulisan 'Made In Indonesia' yang mengartikan bahwa ban ini diproduksi atau buatan Indonesia.

4. Tipe Ban 
Tak hanya merek, kebanyakan ban motor juga dilengkapi dengan tipenya. Sebagai contoh, terdapat tulisan 'Blaze' pada ban motor buatan FDR. Itu artinya, ban tersebut adalah FDR tipe Blaze.

5. Kode Produksi
Untuk mengetahui kapan sebuah ban diproduksi, biasanya terdapat empat digit angka pada dinding ban. Sebagai contoh, angka tersebut berisikan 0714. Artinya, 07 menunjukkan minggu ke-7 dan 14 adalah tahun pembuatannya, yakni 2014. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa ban tersebut diproduksi pada minggu ke-7 tahun 2014.

6. Jenis Ban 
Ban yang hadir di pasaran umumnya memiliki dua jenis, yakni Tube Type dan Tubeless. Kode tersebut menginformasikan bahwa ban jenis Tube Type masih menggunakan ban dalam sedangkan jenis Tubeless tidak.

7. Ukuran Ban
Kode ini menjadi hal yang paling sering diperhatikan, misalnya 130/70-17 M/C 62S. Artinya, 130 adalah ukuran lebar ban, 70 adalah tinggi ban dalam persen kali lebar ban satuan milimeter. Sementara, 17 adalah diameter ban dalam satuan inci dan 62 merupakan index beban serta S adalah speed simbol.

8. Bahan Baku Benang
Kode lain yang tertera pada ban adalah bahan baku dari ban tersebut. Sebagai contoh, terdapat tulisan 'NYLON' yang mengartikan bahwa bahan baku material benang yang digunakan berjenis Nylon.

   Baca Juga: Isi Angin Ban Motor, Sebaiknya Pakai Udara Biasa atau Nitrogen?

9. Maksimal Beban
Lebih lanjut, kode yang terdapat pada ban adalah index beban maksimal. Misalnya, dalam kondisi dingin dengan tekanan angin 41 psi, beban maksimumnya adalah 265 kg.

10. TWI (Tread Wear Indicator)
TWI merupakan kode pada ban untuk memberikan batas keausan ban. Umumnya, kode ini memiliki bentuk segitiga kecil di bagian dinding ban. Jika alur ban sudah mendekati kode ini, maka itu mengindikasikan jika ban sudah mengalami aus dan disarankan untuk segera diganti.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 5 jam yang lalu

Livery tim Ducati Lenovo MotoGP 2026 Diluncurkan, Merayakan 100 Tahun Eksistensinya

Madonna di Campiglio, , menjadi tuan rumah Campioni in Pista untuk empat tahun berturut-turut dari peluncuran tim Ducati Lenovo.

Berita| 6 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 8 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 9 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 10 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Beranda Trending Motor Listrik