Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Kurang Aman, Pabrikan Ban Tidak Sarankan Tambal Cacing

Dipublikasikan : Sabtu, 15 Mei 2021 11:00
Penulis : Brian

Masyarakat Indonesia kerap menambal ban yang terkena paku atau bocor agar dapat digunakan kembali. Namun pada ban tubeless, tambalan sering kali menggunakan model cacing.

Masyarakat Indonesia kerap menambal ban yang terkena paku atau bocor agar dapat digunakan kembali. Namun pada ban tubeless, tambalan sering kali menggunakan model cacing. Banyak yang belum tahu, ternyata tambal ban cacing tidak disarankan untuk digunakan secara permanen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Fachrul Rozi selaku Customer Engineering Support Michelin Indonesia. Menurutnya banyak kecelakaan pecah ban karena salah perawatan dan perbaikan pada ban. Salah satu contoh yang banyak ditemukannya adalah tambal ban menggunakan model cacing.

   Baca Juga: Ternyata Penggunaan Semir Bisa Bikin Permukaan Ban Pecah!

"Karena kalau pakai cacing, begitu ketusuk paku kan engga dilepas ban-nya dari pelek kan? Gatau pakunya nusuk kemana di dalem? Contoh saya pernah kebetulan nemu paku yang menusuk dan belok menggesek ke bagian dalam ban," ujar Fachrul Rozi saat ditemui awak media di Jakarta beberapa waktu lalu.

 

Fachrul pun mempertanyakan apa yang terjadi jika paku yang menggesek ke bagian dalam tersebut hanya dicabut dan ditambal menggunakan cacing. "Kalau engga dibuka kan engga tahu ada yang rusak, yang ada ban bisa meletus. Makanya jangan tambal cacing, harus dibuka dulu karena saya engga yakin ini aman," pungkasnya.

   Baca Juga: Ban Sudah Digunakan Selama 5 Tahun, Masih Layak Pakai?

Fachrul tidak menyerankan penggunaan tambal cacing untuk digunakan secara permanen. Menurutnya tambalan tersebut hanya digunakan sementara hingga pengendara dapat menemukan bengkel yang tepat. Jika ingin tetap ditambal, dirinya pun menyarankan menggunakan tambalan model patch atau biasa disebut tiptop.

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Berita| 1 jam yang lalu

Dijual Mulai Rp 24,7 Juta, Segini Cicilan Honda Vario 125 di Bandung

Asyiknya, ada potongan hingga Rp 3,7 juta dengan memanfaatkan promo tenor pendek selama masa promosi di sana.

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Perang Motor Listrik Baru di IIMS 2026, Ada Apa Saja?

Sejumlah merek motor listrik tengah bersiap menghadirkan produk baru mereka di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Sport| 2 jam yang lalu

HRC Castrol Luncurkan Tim MotoGP 2026 Corak Sama: Tricolor

Peluncuran tim HRC Castrol merupakan yang terakhir bagi tim balap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini mengambil peran pada peluncuran di Sepang itu.

Sport| 12 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 16 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Beranda Trending Motor Listrik