Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Salah Kaprah Suspensi Lebih Nyaman, Bukan Yang Paling Empuk!

Dipublikasikan : Kamis, 10 Juni 2021 09:00
Penulis : Brian

Banyak keluhan datang kala memakai motor dengan suspensi yang terbilang keras. Kemudian sokbreker diganti dengan yang lebih empuk yang hasilnya malah mengurangi handling. 

Banyak keluhan datang kala memakai motor dengan suspensi yang terbilang keras. Kemudian sokbreker diganti dengan yang lebih empuk yang hasilnya malah mengurangi handling. 

Salah persepsi inilah yang kerap ditemui di masyarakat. Seperti dikatakan Yudo Handoko, Head Operation TDR Technology Center sebagai distributor sokbreker YSS saat kami temui beberapa waktu lalu.

Dirinya mengatakan jika masih banyak yang menyebut jika semakin empuk sebuah suspensi justru dibilang makin nyaman. "Itu salah kaprah. Suspensi dibilang enak yang empuk, padahal kalau dipakai justru cenderung berantakan," kata Yudo.

Kondisi suspensinyang terlalu empuk dikarenakan setelan rebound-nya yang terlalu cepat. Hasilnya, ketika motor berbelok malah terlalu empuk, suspensi amblas dan motor justru makin sulit dikendalikan. 

   Baca Juga: 4 Inspirasi Modifikasi Yamaha XSR 155, Mau Coba?

Untuk itu sebaiknya, tingkat kekerasan sokbreker diperhatikan agar mampu membuat motor lebih stabil dengan menjaga ban menapak di aspal. Salah satunya di kondisi tikungan. "Rebound terlalu cepat malah membuat motor nggak stabil," wantinya.

Sebaliknya, rebound suspensi juga jangan terlalu lambat. Kondisi itu yang membuat bantingan sokbreker jadi keras. "Itu buat balap. Yang ada malah sakit pinggang kalau dipakai harian," katanya.

   Baca Juga: Motor Lama Tak Terpakai, Jangan Langsung Dinyalakan

Ini karena kebutuhan balap berbeda dari penggunaan harian. Misalnya saat menikung di kecepatan tinggi dan tak melewati jalan rusak. Sehingga sebaiknya pilih kekerasan sokbreker yang sesuai. Bisa juga dengan memilih sokbreker aftermarket yang punya setingan rebound dan preload.

Reporter: Ilham

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Berita| 1 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 2 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 3 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 5 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Sport| 7 jam yang lalu

Ban Zeneos Dukung Aktivitas Bermotor di Sirkuit Mandalika

Kolaborasi ini ditujukan untuk menunjang kelancaran operasional sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara di lintasan sirkuit yang dapat dinikmati masyarakat.

Beranda Trending Motor Listrik