Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Berapa Jumlah Maksimal Tambalan Di Ban Tubeless Motor?

Dipublikasikan : Senin, 24 Oktober 2022 21:20
Penulis : Ruslan Abdul Gani

Saat ini rata-rata motor baru dari pabrikan sudah diaplikasikan ban jenis tubeless.

Saat ini rata-rata motor baru dari pabrikan sudah diaplikasikan ban jenis tubeless. Selain lebih modern dari segi tampilan, ban tubeless juga memungkinkan motor tetap bisa dikendarai meskipun sudah dalam kondisi bocor. 

Pada saat bocor pun proses menambal ban tubeless cukup mudah, salah satunya bisa langsung dari luar. Lantas, apakah ban tubeless memiliki batasan tambalan?

   Baca Juga: Pilihan Ban Soft Compound Buat Matic Ring 14, Mulai Rp 200 Ribuan

Abdul Malik selaku Service Advisor Rumah Ban menjelaskan sebetulnya tidak ada patokan jumlah maksimal tambalan di ban jenis tubeless. "Memang tidak ada aturan yang mengatakan batas jumlah tambalan ban tubeless. Namun, supaya aman sebaiknya dilakukan penggantian jika memang sudah banyak tambalan," ujarnya kepada OtoRider saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Jumlah tambalan yang banyak sendiri dikatakan tidak apa-apa. Asal, tidak merusak struktur ban dan masih dalam kondisi baik. "Kalau strukturnya masih bagus tidak apa-apa. Kalau posisi tambalannya dekat dengan lubang lama, itu baru sudah tidak aman lagi strukturnya," ucap Malik.

Meski demikian, ban masih bisa digunakan lagi. Namun, ban tubeless dalam kondisi tersebut berisiko mengalami masalah. Di antaranya seperti bocor halus, benjol, bahkan pecah ban. Sehingga, berbahaya jika terus digunakan.

   Baca Juga: Mengenal 3 Metode Tambal Ban Tubeless, Apa Saja?

Selain itu, metode tambal dengan cara ditusuk juga bisa menyebabkan kerusakan pada struktur ban. "Risiko struktur ban tersebut rusak bisa terjadi kalau proses tambal ban pakai cara tusuk. Usahakan tambal ban pakai metode tiptop supaya struktur ban tidak terganggu," jelas Malik.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 4 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 7 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik