Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Awas! Melewati Genangan Bisa Bikin Oli Mesin Motor Terkontaminasi

Dipublikasikan : Senin, 27 Februari 2023 12:00
Penulis : Benny Averdi

Meski genangan tidak tinggi, jika bagian karter sudah terendam, besar kemungkinan oli terkontaminasi.

Betapa kagetnya Rio, pengguna skutik yang baru saja mengganti oli tunggangannya. Isi yang keluar bukanlah berwarna hitam, melainkan mirip kopi susu. "Saya enggak pernah menerjang banjir yang tinggi, paling setengah ban saja," kenangnya.

Mekanik di bengkel langganannya pun menguras dan memasukkan oli baru yang kemudian dikuras lagi sebelum mengganti dengan oli anyar kembali. "Cara dengan menguras dan mengganti dengan oli baru lantas dibiarkan mesin menyala sebentar sebelum dikuras lagi, menjadi cara untuk menguras oli yang sudah terkontaminasi," ujar Sanusi Jafar, Tecnical Manager PT Pana Oil Indonesia.

   Baca Juga: Ini Ubahan yang Dilakukan Saat Konversi Motor Listrik

Cara menguras oli secara benar membuat oli berikutnya yang bersirkulasi di dalam mesin akan lebih bersih serta bebas dari kontaminasi air. Pertanyaannya, mengapa bisa air masuk ke dalam mesin, padahal tak ada rembesan?

"Perbedaan tekanan pada ruang mesin dan lingkungan sekitarnya menyebabkan air tersedot melalui sil yang ada pada karter," ungkap Pudjijanto Sutjipto, Vice President Bardahl Indonesia. Menurutnya, usahakan tidak melewati jalan banjir seberapa pun itu.

   Baca Juga: Posisi Tangki di Bawah, Yamaha Grand Filano Aman Lewati Banjir?

"Anak saya sudah diwanti-wanti tidak melewati banjir, namun karena dianggap tidak tinggi, ia lewati juga, ternyata ketika oli dikuras, sudah bercampur air, warnanya seperti kopi susu. Dari sana dia baru menyadari, kalau meski terlihat tidak tinggi, genangan air tetap bisa masuk ke ruang mesin," ungkap Pudjijanto.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 1 jam yang lalu

Dimas Ekky Pratama Perkuat Niti Racing di King of The Baggers 2026

Mantan pembalap Moto2 tersebut resmi menjadi salah satu wakil Niti Racing, tim asal Indonesia yang akan berlaga di kelas baru pendukung MotoGP itu.

Berita| 2 jam yang lalu

Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Target Operasi Keselamatan Jaya 2026

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 selama dua pekan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di Jakarta.

Komunitas| 3 jam yang lalu

Honda Ajak Komunitas Vario 125 Nikmati Night Ride Aman

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus edukasi keselamatan berkendara bagi pengguna sepeda motor Honda

Berita| 4 jam yang lalu

QJMOTOR Siap Luncurkan Dua Motor 250 cc Terbaru di IIMS 2026

Dalam keikutsertaannya di IIMS 2026, QJMOTOR dijadwalkan meluncurkan dua produk terbaru di kelas 250 cc. Menariknya, dua modelnya akan beda genre.

Berita| 6 jam yang lalu

Dijual Mulai Rp 24,7 Juta, Segini Cicilan Honda Vario 125 di Bandung

Asyiknya, ada potongan hingga Rp 3,7 juta dengan memanfaatkan promo tenor pendek selama masa promosi di sana.

Beranda Trending Motor Listrik