Sensor Standar Samping Juga Bisa Rusak, Ini Tanda-Tandanya

Sensor Standar Samping Juga Bisa Rusak, Ini Tanda-Tandanya

Sensor standar samping atau side stand switch saat ini sudah banyak diaplikasikan pada motor keluaran terbaru, khususnya tipe motor matic. Fitur ini sendiri diciptakan guna meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara.

Agar tetap bekerja dengan optimal, fitur ini juga membutuhkan perawatan. Lantas, apa saja yang bisa menyebabkan sensor standar samping rusak serta bagaimana indikasinya?

   Baca Juga: Bahaya Matikan Mesin Motor Matic Pakai Standar Samping, Sudah Tahu?

Ribut Wahyudi selaku Kepala Bengkel Honda Bintang Motor, Cinere, Depok pun memberikan penjelasannya. Menurutnya, sensor standar samping jarang sekali mengalami kerusakan. Namun, ada beberapa indikasi yang dapat diamati ketika sensor tersebut rusak.

All New Honda BeAT Series 2020

 

"Sebenarnya jarang banget rusak, namun yang sering karena kabel digigit tikus. Jadi perawatannya cukup dikasih kamper supaya tikus tidak suka mampir dan makan di area tersebut," kata Ribut kepada OtoRider (21/9).

   Baca Juga: Vespa Primavera Sean Wotherspoon Punya Banyak Warna, Apa Artinya?

Ribut menambahkan, terdapat indikasi ketika fitur side stand switch mengalami kerusakan. Biasanya, motor akan sulit dinyalakan. "Indikasinya itu motor mati-mati, bahkan motor enggak bisa nyala sama sekali," jelasnya.

Sekadar tambahan informasi, fitur side stand switch berfungsi untuk membuat mesin motor tak bisa dinyalakan ketika posisi standar samping belum dinaikan. Hal ini berguna untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan atau terjatuh akibat motor melaju dalam kondisi standar samping masih turun.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id