Tidak Berhenti Di Jalur Kendaraan Berat, Jadi Kiat Pengendara Motor

Tidak Berhenti Di Jalur Kendaraan Berat, Jadi Kiat Pengendara Motor

 

Beberapa waktu silam, truk bermuatan berat menyeruduk berbagai kendaraan saat sedang berhenti di persimpangan. Tak ayal, banyak korban meninggal dunia dibuatnya.

Masih segar di ingatan, kembali truk dengan rem blong menjadi penyebab sejumlah orang meregang nyawa di kawasan Cibubur, Jawa Barat.

   Baca Juga: Catat! Berikut Waktu Ideal Penggantian V-Belt Motor Matic

Dari kedua kasus tersebut tampaknya ada kesamaan, yaitu saat banyak kendaraan berhenti karena traffic light menyala merah.

lalu lintas sepeda motor ilustrasi

Lantas, bagaimana menyiasati kejadian tersebut sebagai pengendara roda dua? Catur Wibowo selaku Instruktur Defensive Driving menyatakan bahwa sebaiknya diusahakan tidak berhenti di jalur kendaraan berat.

“Saat menjelang traffic light, perhatikan lampu yang menyala. Kalau baru saja hijau, silakan lanjut. Sementara kalau saja menjelang merah, ada baiknya berhenti di tempat yang lebih aman, ketimbang berkumpul di dekat traffic light,” ujar lelaki yang kerap memberikan pelatihan di berbagai institusi tersebut.

   Baca Juga: GALERI: Modifikasi Honda ADV160 Versi Street Sporty

“Tetapi lebih sering kita kan maunya paling depan kalau di lampu merah,” jelas Muhtar, pengendara Honda BeAT asal Bekasi. Jadi tentunya akan berada di rombongan yang di dekat traffic light.

Lain halnya dengan Hakim, ia cukup bersabar untuk menunggu agak jauh dari ‘lampu merah’. “Terutama kalau ada pohon, seringnya berhenti di bawah pohon, lebih adem,” ujarnya.

 
 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id