Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Berteduh di Bawah Flyover Atau Underpass Bisa Kena Denda Ratusan Ribu

Dipublikasikan : Selasa, 18 Februari 2020 06:00
Penulis : Brian

Musim hujan masih melanda sejumlah daerah di Indonesia, terutama DKI Jakarta. Tentunya musim hujan kerap menjadi persoalan tersendiri bagi pengendara motor.

Musim hujan masih melanda sejumlah daerah di Indonesia, terutama DKI Jakarta. Tentunya musim hujan kerap menjadi persoalan tersendiri bagi pengendara motor. Sehingga untuk mengatasinya, para pengendara harus menyiapkan jas hujan agar tetap bisa berkendara.

Jika tidak memiliki jas hujan, tentunya cara satu-satunya untuk mengatasi hujan adalah dengan berteduh. Namun banyak yang tidak mengetahui, bahwa berteduh tidak bisa sembarangan. Salah satu tempat yang dilarang digunakan untuk berteduh adalah flyover atau underpass.

   Baca Juga: Ingat! Motor Dilarang Berteduh di Bawah Flyover Saat Hujan

Larangan ini tertulis dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada pasal 106 ayat 4 huruf (e) disebutkan Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memenuhi ketentuan berhenti dan parkir. Kemudian peraturan dilarang berteduh juga tertuang pada Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

 

Jika terlihat petugas yang berwajib dan melanggar peraturan tersebut, sanksi denda dapat berupa kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250 ribu. Sanksi tersebut tertulis dalam UU No. 22 Tahun 2009, Pasal 287 ayat 3 yang berbunyi.

   Baca Juga: Baru Pasang Ban Baru, Bolehkan Motor Langsung Digeber?

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf d atau tata cara berhenti dan Parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah."

Peraturan mengenai larangan meneduh pada Flyover atau Underpass ini sangatlah penting. Karena selain menyebabkan bottleneck atau menyempitnya jalur kendaraan. Pengendara yang meneduh juga dapat membahayakan keselamatan pengendara lain.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 3 jam yang lalu

Livery tim Ducati Lenovo MotoGP 2026 Diluncurkan, Merayakan 100 Tahun Eksistensinya

Madonna di Campiglio, , menjadi tuan rumah Campioni in Pista untuk empat tahun berturut-turut dari peluncuran tim Ducati Lenovo.

Berita| 4 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 6 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 7 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 8 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Beranda Trending Motor Listrik