Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Polemik Rangka eSAF, Begini Langkah Pengaduan yang Bisa Dilakukan Konsumen

Dipublikasikan : Jumat, 8 September 2023 16:10
Penulis : Thio Pahlevi

Lantas, bagaimana jika Anda menjadi salah satu pemilik motor Honda dengan rangka eSAF tersebut dan khawatir terjadi masalah di kemudian hari?

OTORIDER - Motor Honda dengan rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) tengah menjadi sorotan dalam beberapa waktu belakangan. Rangka yang kini digunakan pada Honda BeAT, BeAT Street, Genio, Scoopy, dan Vario 160 itu diduga mengalami karat serta keropos. Lantas, bagaimana jika Anda menjadi salah satu pemilik motor tersebut dan khawatir terjadi masalah di kemudian hari?

Rio Priambodo selaku Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberikan penjelasan lengkap. Menurutnya, terdapat beberapa langkah pengaduan yang bisa dilakukan oleh konsumen. Lantas, apa saja?

   Baca Juga: Pakar Safety Riding Beri Tips Berkendara Motor Rangka eSAF

"Pertama, di dalam pengaduan itu harus dicantumkan dengan jelas identitas konsumen itu sendiri, sehingga pelaku usaha itu dalam me-record atau melihat latar belakangnya itu harus jelas. Kedua adalah bukti pembelian dan juga bukti-bukti lain. Bukti-bukti pembelian bahwa mereka terbukti memang menjadi konsumennya. Kemudian adalah bukti ketika terjadi suatu permasalahan, misalkan foto, video, dan sebagainya," kata Rio kepada OtoRider beberapa waktu lalu.

Rio menambahkan, bukti-bukti itu semakin memperkuat dan juga pelaku usaha dalam menyelesaikan komplain atau pengaduan menjadi lebih mudah. Menurutnya, saat ini terdapat dua tipe konsumen yang melakukan pengaduan, yakni konsumen yang membeli dan belum membeli.

"Konsumen yang belum membeli itu contoh sudah DP tapi dia khawatir dengan video yang beredar di salah satu akun bahwa itu akan jadi keropos dan juga ada silika dan lain sebagainya. Nah, yang kedua adalah konsumen yang membeli. Memang ada yang mengadu ke kami soal keropos itu sendiri, ada juga yang memang belum keropos, tapi ketika melakukan pembelian, sudah melakukan pembelian, mereka khawatir akan terjadi seperti itu rangkanya dan juga bagaimana ke depan ini. Jadi, mereka meminta YLKI untuk menginvestigasi hal ini," ucap Rio.

   Baca Juga: Catat! Ini Prosedur dan Cara Klaim Garansi Rangka Motor Honda

Menanggapi ramainya kasus tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) pun akhirnya membuka layanan pengecekan. Pengecekan dilakukan di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) dan AHM membuka layanan contact center 24 jam. Sebelumnya, AHM telah melakukan pertemuan dengan beberapa pihak, di antaranya seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami sangat berhati-hati dalam melakukan penelusuran dan analisa dengan menyelidiki penyebab permasalahan yang dikeluhkan. Kami kooperatif membantu kementerian melakukan analisa terhadap keluhan konsumen ini. Terima kasih atas kepercayaan kepada AHM dan seluruh jaringan Honda," kata Octavianus Dwi Putro, Direktur Marketing AHM. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 9 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 13 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Komunitas| 16 jam yang lalu

Musyawarah Besar AHJ 2026 Digelar, Komunitas Motor Honda Jakarta Pilih Ketua Baru

Musyawarah Besar AHJ 2026 digelar di Jakarta sebagai forum tertinggi komunitas motor Honda. Agenda mencakup revisi AD/ART, laporan pengurus, dan pemilihan Ketua Presidium baru.

Berita| 17 jam yang lalu

Februari Penuh Promo, Vespa Tawarkan Diskon hingga Rp 12 Juta dan Bonus Helmet Resmi

Piaggio Indonesia menghadirkan program “You Know You Want It” dengan promo skuter premium hingga Rp 12 juta untuk Piaggio, Vespa, dan Aprilia

Berita| 18 jam yang lalu

Berita Populer: Jalan Berlubang, Pajak CRF250 Rally hingga Harga BBM Turun

5 berita otomotif terpopuler Otorider.com 26 Januari–1 Februari 2026, mulai dari kecelakaan jalan berlubang, pajak Honda CRF250 Rally, harga BBM Pertamina turun

Beranda Trending Motor Listrik