Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Catat! Ini Syarat Agar Kendaraan Lulus Uji Emisi

Dipublikasikan : Selasa, 12 September 2023 12:30
Penulis : Benny Averdi

Hasil pembakaran harus berada di bawah ambang batas maksimum saat diuji.

OTORIDER - Kualitas udara yang semakin memprihatinkan membuat berbagai pihak mencoba melakukan hal yang dapat mengembalikan udara segar di Jakarta. Salah satunya dengan menjaga emisi kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Sebelumnya, tentu Anda harus mengerti apa saja yang diperhatikan saat uji emisi, seperti besaran angka HC dan CO. Berdasarkan e-journal teknik mesin Undip, HC merupakan singkatan dari hydrocarbon (hidrokarbon), unsur senyawa bahan bakar bensin. HC pada gas buang adalah senyawa bahan bakar yang tidak terbakar habis dalam proses pembakaran, dan memiliki satuan ppm (part per million).

   Baca Juga: Garansi Motor Honda Rangka eSAF Sudah Habis, Begini Seharusnya Hak Konsumen

Sedangkan, CO adalah karbon monoksida, yaitu gas beracun yang terbentuk akibat pembakaran tidak sempurna pada motor bakar dalam, dengan satuan %.

Salah satu penyebab tingginya HC dijabarkan oleh Ade Rachmat, mantan Team Manager yang merangkap Kepala Mekanik tim Astra Motor Racing Team (ART). Ia mengatakan, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab, seperti pembakaran tidak sempurna karena sistem pengapian kurang baik.

"Bisa jadi busi sudah tidak bagus, pengapian tidak pas juga membuat HC tinggi," ungkapnya dalam sebuah kesempatan.

Ia menambahkan, perbandingan bensin dengan udara di ruang bakar yang tidak bagus, bisa membuat pembakaran tidak sempurna. "Pada mesin berkarburator, penyesuaian spuyer dan penyetelan angin harus diperksa kembali. Sementara mesin injeksi, perlu diperhatikan semprotan injektornya juga," ungkapnya.

Hal serupa ditanggapi oleh Rian selaku petugas uji emisi dari Planet Ban Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia mengatakan, jika kadar HC pada motor tidak boleh lebih dari 2000 ppm. "Dari hasil print out mesin, harus di bawah 2000 ppm," ungkapnya. Sementara, CO harus di bawah 4,5%.

   Baca Juga: Motor Penyumbang Polusi Terbanyak, Tapi Bengkel Uji Emisi Sedikit

Kalau hasilnya tidak bagus, berarti harus disetel ulang atau diperiksa komponen lain, seperti busi, filter udara juga kualitas pelumas mesinnya. "Di bengkel kami, bisa sekalian dilakukan servis pemeliharaan, akan langsung diuji emisi, tanpa harus antre," katanya. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 5 jam yang lalu

Livery tim Ducati Lenovo MotoGP 2026 Diluncurkan, Merayakan 100 Tahun Eksistensinya

Madonna di Campiglio, , menjadi tuan rumah Campioni in Pista untuk empat tahun berturut-turut dari peluncuran tim Ducati Lenovo.

Berita| 7 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 8 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 9 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 11 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Beranda Trending Motor Listrik