Berikut Ciri-Ciri Busi Motor Sudah Tidak Bisa Dipakai

Berikut Ciri-Ciri Busi Motor Sudah Tidak Bisa Dipakai

Merawat sepeda motor merupakan kewajiban setiap pemiliknya. Terutama mereka yang ingin kendaraannya memiliki performa prima dan selalu sehat. Dalam merawatnya, terdapat banyak sekali komponen yang harus diperhatikan.

Salah satunya adalah busi, perangkat yang satu ini memiliki peran penting dalam sistem pengapian mesin. Agar dapat merawatnya, biasanya busi harus diganti setiap lebih kurangnya 7.000 kilometer. Meski demikian, pemakaian busi dapat lebih cepat diganti jika motor sering digunakan dalam performa tinggi.

   Baca Juga: Tahu Nama Kunci Perkakas Ini? Kapan Harus Digunakan?

Ribut Wahyudi selaku Service Advisor Honda Bintang Motor di Cinere, Depok, menyebutkan terdapat beberapa ciri jika busi sudah tidak dapat dipakai. Ciri ini dapat dilihat baik melalui performa sepeda motor, maupun pada fisik businya itu sendiri.

Ilustrasi busi motor harus diganti

 

"Ciri-ciri dari motornya itu biasanya dihidupkan susah. Lalu bahan bakar terasa lebih boros dari biasanya. Kemudian langsam sepeda motor terasa kurang enak dan knalpotnya nembak-nembak," pungkas Wahyudi ketika dihubungi oleh OtoRider melalui pesan WhatsApp, Senin (6/4).

   Baca Juga: Jangan Salah! Ini Waktu Tepat Penggunaan Standar Samping dan Tengah Pada Motor

"Kalau ciri-ciri di businya sendiri itu terlihat dari ujung elektrodanya tipis atau sudah aus. Kemudian percikan bunga api juga sudah tidak biru melainkan putih kemerahan. Lalu di ujung elektrodanya dia berwarna hitam," ungkap Wahyudi lebih lanjut.

Meskipun peranti yang penting pada sepeda motor, busi dapat dicek menggunakan alat standar dari pabrikan yang terdapat di sepeda motor. Cukup membuka penutup karet kabel koil pada busi, lalu pasang kunci busi secara lurus. Kemudian putar kunci busi melawan arah jarum jam untuk mengendurkannya.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id