Hal-Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Nitrogen, Boleh Campur Angin Biasa?

Hal-Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Nitrogen, Boleh Campur Angin Biasa?

Kondisi tekanan angin ban motor menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum berkendara. Selain mengisi angin ban menggunakan udara biasa, saat ini banyak tersedia pengisian menggunakan nitrogen. Lantas, apa saja keunggulan nitrogen dibandingkan udara biasa?

Jimmy Handoyo selaku FDR Technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) pun memberikan penjelasannya. Menurutnya, terdapat beberapa keunggulan jika mengisi angin ban motor menggunakan nitrogen.

   Baca Juga: Mau Gunakan Ban Dual Purpose untuk Harian? Perhatikan Dulu Hal Ini!

"Nitrogen tingkat kebocorannya lebih rendah dibanding udara biasa. Partikel dari oksigen lebih kecil sehingga lebih mudah keluar dari pori ban, makanya lebih cepat kempis kalau ban pakai udara biasa," jelas Jimmy pada OtoRider beberapa waktu lalu.

Ban, Nitrogen, tekanan angin

 

Jimmy menambahkan, nitrogen memiliki titik muai yang lebih tinggi daripada udara biasa. Selain itu, dibandingkan udara biasa, nitrogen juga memiliki sifat yang lebih stabil.

"Titik muai nitrogen lebih tinggi sehingga tidak cepat memuai dibandingkan udara biasa dan kalau diisi nitrogen, gas yang ada di dalam lebih homogen sehingga lebih stabil jika dibandingkan udara biasa yang lebih heterogen," ujar Jimmy.

Tekanan angin ban motor/ nitrogen

 

Lantas, jika tekanan angin ban motor berkurang dan di dalamnya terisi nitrogen, bolehkah ditambah atau dicampur dengan udara biasa?

Bagus Ardian selaku Big Engine Motorcycle Head Department Planet Ban pun memberikan penjelasannya. Menurutnya, tidak perlu khawatir jika harus terpaksa mencampur nitrogen dengan angin biasa, apalagi dalam keadaan darurat.

   Baca Juga: Sabun dan Semir Bisa Bikin Ban Motor Cepat Rusak? Ini Penjelasannya

"Sebenarnya enggak apa-apa, namun setelah ketemu lokasi pengisian nitrogen, seyogyanya dikuras dan diganti dengan nitrogen semua," kata Bagus saat ditemui OtoRider di Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Bagus menambahkan, dalam kondisi darurat dan sulit menemukan lokasi pengisian nitrogen, maka diperbolehkan untuk mencampurnya dengan angin biasa. "Dalam kondisi darurat, boleh dicampur dengan oksigen. Sebenarnya enggak berbahaya, hanya kesaktiannya si nitrogen sendiri akhirnya akan menjadi berkurang. Tidak maksimal," jelasnya.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id