Beberapa Cara Mengecek Kinerja dan Kondisi Rem ABS Agar Tidak Rusak

Beberapa Cara Mengecek Kinerja dan Kondisi Rem ABS Agar Tidak Rusak

 

Saat ini beberapa model sepeda motor telah dilengkapi oleh sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System). Fitur ini memastikan ban yang direm tidak sampai mengunci. Sehingga motor mendapatkan gaya pengereman yang lebih optimal dan menghindari kecelakaan.

Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora mengatakan sistem pengereman ABS dirancang untuk menjamin keamanan. Sistem ini memastikan kondisi pengereman dan permukaan jalan agar kendaraan dapat dikendalikan dengan sempurna. Agar sistem pengereman ABS bekerja dengan optimal, terdapat beberapa hal yang harus diperiksa dan dicek.

   Baca Juga: Pakai Setang Telanjang! Modifikasi Honda Vario 160 Bergaya Adventure

"Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir tetap sesuai standar artinya tidak lebih dan kurang dari batas yang tertera pada garis "lower" pada tangki reservoir tersebut," ujar Ade dalam keterangan tertulis.

Sistem Pengereman ABS

Ade menjelaskan kanvas rem juga harus dalam kondisi yang layak digunakan. Mengeceknya mudah dengan memperhatikan tanda garis pada permukaan kanvas rem. Apabila garis sudah rata dengan permukaan rem, artinya sudah mengalami keausan atau harus segera ganti.

   Baca Juga: Inspirasi Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Motor Cross Tahun '80-an

Kebersihan kaliper dan disc brake juga menjadi penting, pastikan tidak ada debu, tanah, minyak, atau kotoran lain di komponen tersebut. Terlebih ketika motor usai melibas banjir atau jalanan yang berlumpur. Periksa juga bagian selang rem, pastikan tidak ada bocor atau retak.

All New Honda Vario 160

Biasanya motor ABS memiliki speed sensor dan pulser ring pada pelek motor. Apabila terjadi kerusakan, maka dapat merusak kinerja rem ABS oleh karenanya harus diperhatikan. Perawatannya sendiri cukup mudah dengan membersihkan bagian pulser ring dari adanya kotoran yang menempel.

"Hindari penggunaan gembok yang dipasang di piringan cakram, karena jika sewaktu-waktu Anda menggunakan gembok dan lupa membukanya saat jalan. Hal ini dapat membuat pulser ring penyok. Selain itu banyaknya kotoran di pulser ring dapat mengganggu sensor membaca kecepatan roda," pungkas Ade.

Terakhir memodifikasi ukuran ban pada motor dengan sistem pengereman ABS perlu perhatian lebih lanjut. Jika menggunakan ukuran berbeda dan perlakuannya salah, maka sistem ABS bisa menjadi error. "Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan mekanik AHASS jika Anda ingin mengganti ban dengan ukuran yang berbeda," pungkas Ade.

 
 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id