Jangan Diulang! Ini Bahaya Menjemur Helm di Bawah Sinar Matahari

Jangan Diulang! Ini Bahaya Menjemur Helm di Bawah Sinar Matahari

 

Berkendara di musim hujan tentu berpotensi besar membuat helm pengendara basah. Jika dibiarkan lembab, akan berdampak buruk bagi helm itu sendiri atau bahkan menimbulkan penyakit kepala. 

Ketika muncul matahari, tidak sedikit yang menjemur helm dengan harapan agar cepat mengering. Namun, kondisi tersebut ternyata tak dibenarkan.

   Baca Juga: Bisakah KTT G20 Jadi Momentum Bangkitnya Motor Listrik di Indonesia?

"Masalah sederhana itu warna helm akan cepat pudar. Artinya dapat merusak kualitas helm itu sendiri, terutama warna doff ya," kata Djodi Fernanda, Founder & CEO Helmet and Care Indonesia saat dihubungi OtoRider baru-baru ini. 

Helm

   Baca Juga: Jangan Salah! Begini Etika Penggunaan Lampu Jauh Motor yang Benar

Tak hanya warna saja, dikutip dari berbagai sumber, masalah lain yang akan muncul yakni dapat merusak EPS helm atau kerap disebut styrofoam pada bagian dalam. Bahkan, jika helm dijemur terlalu lama di bawah sinar matahari langsung, maka dapat membuat styrofoam menjadi lebih keras. Padahal, styrofoam memiliki fungsi seperti peredam. 

Banyak cara yang dapat dilakukan pengguna roda dua untuk mengerikan helm selain menjemurnya di bawah sinar matahari. Di antaranya seperti memakai hair dryer. Dengan alat tersebut, Anda bisa lebih cepat mengerikan helm ketika basah. Meski membutuhkan waktu dan tenaga, tetapi dapat menjaga kualitas helm agar tetap aman saat digunakan. 

 

 
 

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoRider, caranya klik link https://t.me/otoridercom, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id